Politik

Agus harap debat cagub berimbas ke elektabilitas

1.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:54
11 JAN 2017
Agus Harimurti Yudhoyono. Foto: Antara
Editor
Dede Suryana
Sumber
Antara

Rimanews - Calon gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan siap beradu argumen dalam debat calon gubernur pertama yang digelar oleh KPU Provinsi Jakarta pada Jumat 13 Desember mendatang.

"Debat adalah keniscayaan dalam sebuah kontestasi politik yang saya siapkan dengan baik. Apakah meningkatkan elektabilitas? Tentu saya harapkan demikian," ujar dia usai melakukan gerilya di Cawang, Jakarta Timur, hari ini.

KPU DKI Jakarta menjadwalkan debat bagi pasangan calon peserta Pilkada DKI Jakarta, sebanyak tiga kali, tanggal 13 dan 27 Januari, serta 10 Februari. Debat rencananya akan disiarkan secara langsung di sejumlah stasiun televisi nasional.

Beberapa hal yang akan dibahas dalam debat, antara lain mengenai peningkatan kesejahteraan rakyat, pelayanan masyarakat, percepatan pembangunan daerah, sinergi pembangunan daerah dan nasional, pemberdayaan perempuan, dan perang melawan narkoba. 

Agus mengaku sudah melakukan persiapan, antara lain mempelajari semua tema yang akan ditanyakan dalam debat pertama sehingga merasa sangat siap menghadapi debat.

Suami model Annisa Pohan itu mencontohkan untuk tema sosial dan ekonomi pihaknya akan berusaha menghadirkan solusi, terutama mengentaskan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan yang tinggi.

Solusi tidak banyak berbeda dari program yang sudah disampaikan selama gerilya lapangan selama ini, kata dia, tetapi lebih dikembangkan untuk meyakinkan publik mengenai program- programnya.

Meski menilai debat merupakan hal yang penting, putra Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu menegaskan hal tersebut, hanya bagian dari upaya dan totalitas strategi tetap dilakukan setiap saat bersama rakyat.

"Saya ingatkan debat bagian kecil dari proses kampanye. Tiga bulan gerilya bertemu puluhan ribu masyarakat di berbagai daerah bentuk pendekatan langsung dengan masyarakat," kata cagub yang diusung empat partai itu.

Terbaru
Politik