Politik

JK yakin Siti Aisyah bukan intel

2.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:19
17 FEB 2017
Dok. Wapres Jusuf Kalla. Foto: Antara
Editor
Dede Suryana
Sumber
Rimanews

Rimanews - Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak sepakat dengan desas desus yang menyebut Siti Aisyah, warga Indonesia yang diduga terlibat dalam pembunuhan saudara tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Kim Jong-nam, di Malaysia sebagai agen intelijen.

"Kalau benar dia agen, saya kira sudah tidak ketahuan ke mana rimbanya. Tapi kok dia pergi di hotel, tidur, bersembunyi, di kota itu sendiri di dekat airport itu," kata JK di Jakarta, hari ini.

Siti Aisyah ditangkap kepolisian Diraja Malaysia karena diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong Nam, di Kuala Lumpur International Airport. Jong Nam mengaku dibunuh dalam operasi intelijen Korea Utara. Sesaat sebelum meninggal, dia mengaku ada yang menyemprotkan racun.

Polisi Malaysia kemudian menangkap seorang perempuan Vietnam, dan Siti Aisyah yang berpaspor Indonesia. Keduanya diduga agen yang direkrut intelijen Korea Utara. 

Menurut Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal, Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur telah berkoordinasi dengan aparat Malaysia terkait kasus yang menimpa Siti Aisyah.

JK menjelaskan, informasi yang diperoleh pemerintah Siti Aisyah adalah korban penipuan. "Apa yang terjadi di Kuala Lumpur itu korban dari korban. Jadi Kim itu ya korban, Aisyah juga korban dari semacam rekayasa atau penipuan," ujar JK.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
25 Juli 2017 | 15:02
Impian Yusril untuk PBB di 2019
22 Juli 2017 | 06:01
Golkar panen tersangka korupsi
Politik