Politik

Kekuatan Islam jadi penyeimbang Amerika dan Cina

2.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
15:29
08 MAR 2017
Dok. Tito Karnavian
Editor
Sumber
Antara

Rimanews  - Jika negara-negara Islam bersatu maka akan menjadi penyeimbang dua kekuatan besar yang saat ini mendominasi dunia, yakni Amerika Serikat dan Republik Rakyat Cina, kata Kapolri Jendral Tito Karnavian.

Berbicara dalam kuliah umum di Institut Teknologi Bandung, hari ini, Tito mengatakan, Amerika Serikat mendominasi dengan adidayanya dan Cina dengan kekuatan ekonominya. 

"Maka jika kekuatan negara Islam bersatu maka dominasi menjadi tripolar (tiga kekuatan besar)," kata Tito.

Negara-negara Islam saat ini masih terpecah, terutama dalam menyikapi konflik di Timur Tengah. Di Suriah, contohnya, suara Iran berbeda dengan Mesir, Arab Saudi dan Turki.

Tito menuturkan, saat ini Amerika dan Cina mendominasi peta kekuatan dunia, bahkan sebagian pengaruhnya sudah masuk agenda kebudayaan masyarakat Indonesia.

"Sekarang lihat, anak kecil mungkin tidak ada yang tahu Gundala Putra Petir, namun apabila Batman mereka pasti tahu. Itu salah satu contoh hegemoni budaya Amerika lewat Hollywood-nya," kata dia.

Pascaruntuhnya Soviet, Cina muncul sebagai kekuatan baru ekonomi dunia dan Amerika kini tak bisa bergerak secara leluasa dalam otoritasnya.

Menurut Tito, kesempatan ini mesti dimaksimalkan negara-negara Islam sebagai kekuatan penyeimbang, apalagi Indonesia berperan penting dalam mempersatukan negara-negara Islam.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
Politik