Politik

BIN: HTI bukan gerakan dakwah

3.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
14:56
12 MEI 2017
Dok. HTI
Editor
Dede Suryana
Sumber
Antara

Rimanews - Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan mengatakan organisasi kemasyarakatan yang akan dibubarkan pemerintah, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), bukanlah sebuah gerakan dakwah.

"HTI bukan gerakan dakwah tapi gerakan politik," kata Budi melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, hari ini.

Budi juga menilai bahwa HTI adalah gerakan transnasional yang ingin mengganti NKRI dan Pancasila menjadi sistem khilafah.

Lebih lanjut ia mengatakan, HTI dilarang di banyak negara baik negara-negara demokrasi, negara Islam maupun negara yang berpenduduk mayoritas muslim.

Negara-negara itu antara lain Arab Saudi, Belanda, Malaysia, Turki, Perancis, Tunisia, Denmark, Yordania, Jerman, Mesir, Spanyol, Uzbekistan, Rusia, serta Pakistan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan pemerintah akan membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia.

"Mencermati berbagai pertimbangan, serta menyerap aspirasi masyarakat, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah hukum secara tegas untuk membubarkan HTI," ujar Wiranto.

Hal itu disampaikan Wiranto usai bertemu Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly, dan Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Tito Karnavian, di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (8/5) lalu.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
25 Juli 2017 | 15:02
Impian Yusril untuk PBB di 2019
22 Juli 2017 | 06:01
Golkar panen tersangka korupsi
21 Juli 2017 | 07:31
DPR sahkan UU Pemilu
Politik