Politik

Djarot ingatkan Anies tak seenaknya hapus program karena ego

5.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
12:00
09 JUN 2017
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat
Reporter
Muhammad Adam Isnan
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tidak menginginkan​ Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno menghapus program darinya yang sudah berjalan hanya karena egosentrisme.

"Kami betul-betul tidak ingin pergantian kepemimpinan Gubernur yang baru nanti oleh Pak Anies dan Pak Sandi, kemudian diikuti dengan pergantian secara drastis, kebijakan-kebijakan yang sebetulnya kebijakan dan program itu sangat bermanfaat bagi masyarakat, hanya karena masalah ego semata," kata Djarot kepada wartawan di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2017).

Ia juga meminta program-program miliknya yang baik harus tetap dilanjutkan oleh Anies-Sandi. "Sehingga jangan sampai terjadi, program-program kami yang sudah baik, yang sudah continue dengan bagus bagi masyarakat, kemudian diganti dan diubah. Seharusnya ditingkatkan dan dipertahankan, bukan malah diubah seenaknya saja," sambungnya.

Menurutnya, dalam masa transisi seperti ini , yang paling penting adalah tentang sistem pelayanan. "Contoh begini, kemarin saya tanya, misalnya RPTRA dibutuhkan gak sama masyarakat​? jawabannya dibutuhkan, bagus gak? bagus. Maka RPTRA ini harus tetep dijalankan karena sudah terbangun ratusan RPTRA, dan fungsinya harus sesuai dengan​ fungsi RPTRA," jelas Djarot.

Menurutnya, tidak hanya Peraturan Gubernur (Pergub) saja yang musti harus dicanangkan untuk menjadi dasar hukumnya. "Oleh karena itu, kita buat Pergub, apa cukup Pergub? tidak cukup, makanya kami sampaikan, misalnya contoh untuk RPTRA, Pergubnya kami ajukan jadi Perda. Kita bicarakan di DPRD," imbuhnya.

Ia juga sudah mengajukan ke pemerintah pusat, bahwa keberadaan RPTRA ialah sebagai prasyarat untuk menjadikan kota ramah anak dan perempuan. "Semoga ini bisa diterapkan di kota kota lain sehingga bisa diangkat menjadi program nasional," ujar Djarot.

Mengenai isi Perda, Djarot menyebutkan bahwa Perda berisi tentang pengelolaan dan keberadaan RPTRA. "Supaya fungsi RPTRA betul-betul ditujukan untuk membangun karakter masyarakat, melalui media apa? Ada pelatihan, ada budaya, ada macam macam tempat di situ, ada tempat rekreasi bermain anak anak, sehingga tidak disalahgunakan," tuturnya.

Politik