Politik

Gerindra bidik La Nyalla untuk Pilgub Jatim

6.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
21:38
04 JUL 2017
Editor
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Antara

Rimanews - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Andre Rosiade menyatakan, Ketua Umum Kadin Jawa Timur La Nyalla Mattalitti merupakan salah satu figur yang tengah dibidik pihaknya untuk mengikuti Pemilihan Gubernur Jatim tahun 2018.

"Beliau (La Nyalla) salah satu nama yang dibidik oleh Gerindra untuk diusung menjadi cagub atau cawagub Jawa Timur 2018 mendatang," kata Andre Rosiade dalam rilis yang diterima di Jakarta, Selasa (04/07/2017).

Menurut Andre, dalam dunia politik, La Nyalla merupakan salah satu tokoh yang dinilai berjasa dalam upaya untuk memenangkan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dalam Pilpres 2014.

Untuk itu, Andre juga mengutarakan pendapatnya bahwa dirinya merasa perlu mendukung La Nyalla secara moril.

"Beliau bukan sosok baru bagi Partai Gerindra karena sebelumnya beliau pernah berjuang dan membantu Prabowo pada saat Pilpres dan juga terdaftar sebagai anggota Gerindra," ujarnya.

Ia juga mengemukakan bahwa saat ini, Gerindra juga tengah melakukan evaluasi terhadap nama-nama yang diusung sebagai kandidat.

Selama proses tersebut berlangsung, Andre mengimbau kepada La Nyalla untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas di kalangan masyarakat melalui beberapa langkah strategis. 

"Pertama, beliau harus menjalin komunikasi secara intensif dengan masyarakat, kedua menjalin silaturahmi dengan tokoh-tokoh Jawa Timur," katanya.

Selain itu, La Nyalla juga diharapkan bisa membuat kebijakan atau program kerja yang menarik sesuai dengan problematika yang terjadi di Jatim.

Sebelumnya, La Nyalla sudah menyatakan siap bertarung di Pilkada Jatim 2018 dan juga sudah menemui sejumlah petinggi partai di Jakarta dalam rangka menggalang dukungan.

Sejumlah tokoh yang telah ditemui La Nyalla antara lain Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat (PAN) Amien Rais dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

La Nyalla pernah terseret kasus korupsi

La Nyalla pernah terseret kasus korupsi dana hibah Kadin Jawa Timur periode 2011-2014. Akan tetapi, pada Majelis hakim memvonis bebas pada 27 Desember 2016. Putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim Sumpeno pada sidang yang digelar. 

La Nyalla Mattalitti dinyatakan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan primer maupun subsider. Hakim juga memerintahkan agar terdakwa La Nyalla Mattalitti segera dikeluarkan dari tahanan.

Hakim lalu meminta dipulihkannya hak terdakwa La Nyalla Mattalitti dalam kemampuan, kedudukan, harkat, serta martabat.

Sebelumnya, La Nyalla didakwa menyalahgunakan wewenang dalam penggunaan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2011 hingga 2014. Atas tindakannya itu, La Nyalla dituntut enam tahun penjara oleh jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

La Nyalla juga dituntut membayar denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan. Selain itu, jaksa juga menuntut La Nyalla membayar uang pengganti Rp 1,1 miliar. Jaksa menilai La Nyalla telah terbukti melawan hukum memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara.

Terbaru
Politik