Politik

Sandiaga: Udah tahun 2017 masa masih korupsi melulu

7.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
08:55
15 JUL 2017
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Wakil gubernur Jakarta terpilih, Sandiaga S. Uno menegaskan sikapnya yang antikorupsi dengan selalu taat pada aturan hukum selama ia menjabat. Dia bahkan mengaku bosan isu korupsi yang sampai saat ini menjadi salah satu isu utama dalam pemerintahan.

“Saya akan selalu kooperatif dan mendukung penegakan hukum memastikan indonesia antikorupsi. Udah tahun 2017, lah masa masih korupsi melulu," ujarnya saat disinggung tentang kesiapan hadir dalam persidangan terkait kasus korupsi di PT Duta Graha Indah (DGI), Jumat (14/07/2017).

PT DGI diduga melakukan korupsi dalam proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana Tahun Anggaran 2009-2011 dan Pembangunan Wisma Atlet. Sandi menjabat sebagai komisaris perusahaan saat isu korupsi tersebut mencuat.

Sandi disebut melakukan pertemuan dengan Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin untuk membahas proyek tersebut. Namun, dia tegas membantahnya.

"Saya tegaskan bahwa sesuai bulan Mei juga apa yang dituduhkan terjadi pertemuan itu saya bisa katakan itu fitnah dan itu sudah dijelaskan dalam pemeriksaan sebelumnya. Pertemuan itu tidak pernah terjadi dan kami menyatakan bahwa posisi kami sebagai komisaris di (PT) DGI tidak pernah menangani proyek-proyek tapi dimintai keterangan mengenai ekonomi makro dan perkembangan perusahaan," ujarnya.

"(Saya) mulai bertugas tahun 2007 sebelum perusahaan ini go public. Saya mengikuti dan bertanggung jawab untuk proyek-proyek yang dilakukan PT NKE (PT. Nusa Konstruksi Engineering) tapi saya hanya bertanggung jawab memberikan masukan di bidang ekonomi makro, ekonomi terkini dan tren pasar modal," imbuhnya.

Pengusaha yang akrab disapa Sandi tersebut memastikan bahwa ia akan tetap mendukung KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi, tidak terkecuali untuk kasus tersebut. Ia pun menegaskan siap hadir dan memberikan kesaksian yang sebenar-benarnya.

"Kami akan tetap mendukung langkah-langkah penegakan hukum dan gerakan membersihkan praktik dunia usaha dan pemerintah dari korupsi. Kita dukung terus," tegasnya.

Tinggalkan jabatan di perusahaan

Untuk mewujudkan tata pemeintahan yang baik dan jauh dari unsur korupsi, Sandi mengaku  meninggalkan jabatan pada dunia usaha yang telah ia besarkan bertahun-tahun setelah terpilih mendampingi Anies Baswedan sebagai pemimpin di DKI. Dia mengklaim melakukan hal ini karena menjunjung tinggi prinsip-prinsip pemerintahan yang baik (good governance) dan menghindari benturan kepentingan antara politik dan kegiatan usahanya.

"Saya sudah jelaskan karena saya aktif berpolitik mulai 2015, saya rasa saya ingin menghindari benturan kepentingan karena posisi saya di politik (pasti) akan disangkutpautkandengan kegiatan usaha, bagi usaha di bidang konstruksi maupun investasi. Agar lebih jelas dan (untuk) menujunjung tinggi prinsip good governance saya memutuskan untuk mundur dari jabatan saya di korporasi itu yang saya lakukan 2015 termasuk di (PT) Nusa Konstruksi Engineering," ujarnya.

KATA KUNCI : , , , , ,
Terbaru
Politik