Politik

La Nyala daftar Pilgub Jatim lewat Demokrat

4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:29
17 JUL 2017
La Nyala M. Mattalitti
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews – Mantan Ketua Umum PSSI, La Nyala M. Mattalitti akan mendatangi kantor DPD Partai Demokrat di jalan Kertajaya, Surabaya, guna mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Jatim 2018.

Mantan Ketua Umum PSSI itu menegaskan bahwa dirinya akan mendaftar sebagai Calon Gubernur.

“Saya mengambil formulir pendaftaran sebagai Cagub, bukan Cawagub," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (17/07/2017).

Sedianya pukul 10.30 nanti, La Nyala akan menggunakan Vespa klasik dari rumahnya di kawasan Wisma Permai menuju Kantor DPD Partai Demokrat dengan diarak oleh 500an pendukung setianya, mulai dari Pemuda Pancasila (PP), Kadin Jatim, Srikandi PP dan Gapeknas.

“(Iya) berangkat dari rumah, (Nanti) saya naik Vespa lama yang pernah saya pakai tahun 1989," katanya.

"Sampai sekarang kondisinya masih bagus,” ujarnya.

Sebelumnya, pada akhir Juni lalu, Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Ferry Juliantono mengatakan partainya akan mengusung La Nyalla untuk bertarung dalam Pilkada Jatim.

Menurutnya, jika dalam pilkada Jatim hanya di ikuti oleh satu calon atau calon tunggal, tentu akan sangat disayangkan.

"Provinsi segede ini buat calon tunggal kurang tepat. Ada yang salah, kalau Jawa Timur hanya mengusung calon tunggal," ujar Ferry.

Ferry menghormati keinginan La Nyalla untuk maju di Pilgub Jatim nanti. Menurutnya, keberanian mantan Ketum PSSI itu untuk membangun Jawa Timur adalah hal penting. Selain itu, hadirnya La Nyalla juga membuka pintu bagi masyarakat untuk memilih banyak alternatif calon.

"Biar enggak yang itu-itu saja," ujarnya.

Sebagai informasi, menurut survei yang diadakan pada akhir Juni, nama Syaifulloh Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul masih menjadi kandidat terkuat menjadi Gubernur Jawa Timur. Kandidat kuat lainnya adalah Khofifah Indar Parawansa.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
25 Juli 2017 | 15:02
Impian Yusril untuk PBB di 2019
22 Juli 2017 | 06:01
Golkar panen tersangka korupsi
21 Juli 2017 | 07:31
DPR sahkan UU Pemilu
Politik