Politik

Presiden diminta jujur dan tidak salahkan DPR

5.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:30
28 JUL 2017
Joko Widodo
Reporter
Zul Sikumbang
Sumber
Rimanews

Rimanews - Wakil Ketua Pansus RUU PemiluYandri Susanto meminta Presiden Joko Widodo untuk jujur dan tidak menyalahkan DPR terkait presidential threshold (PT) 20 persen.

Yandri menanggapi pernyataan Jokowi bahwa presidential treshold adalah produk DPR.

Yandri menegaskan, usulan presidential threshold berasal dari pemerintah. Pemerintah, melalui Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo bahkan beberapa kali mengancam akan kembali menggunakan undang-undang Pemilu yang lama bila tidak disetujui oleh DPR.

“Itu tidak elok, tidak jujur juga Jokowi itu. Presiden tidak perlu salahkan DPR dan jangan buang badan," kata Yandri di Jakarta, Jumat (28/07/2017).

Presiden Jokowi menyatakan bahwa saat Pemilu 2014 keberadaan presidential treshold tidak diperdebatkan, namun saat ini dipermasalahkan.

“Ini proses politik yang rakyat harus mengerti, jangan ditarik-tarik seolah-olah PT 20 persen itu salah dan ini sekali lagi ini produk demokrasi yang ada di DPR, ini produknya DPR, bukan pemerintah. Nah itulah yang harus dilihat oleh rakyat. Jadi ya silakan itu dinilai, kalau masih ada yang tidak setuju, kembali lagi bisa ke MK (Mahkamah Konstitusi),” kata Jokowi.

Terbaru
25 Juli 2017 | 15:02
Impian Yusril untuk PBB di 2019
22 Juli 2017 | 06:01
Golkar panen tersangka korupsi
21 Juli 2017 | 07:31
DPR sahkan UU Pemilu
Politik