Nasional

Djarot: RAPBD 2018 mengacu peraturan Kemendagri

1.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
11:51
18 MEI 2017
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat
Reporter
Muhammad Adam Isnan
Sumber
Reuters

Rimanews - Pelaksana Tugas (Plt) Djarot Saiful Hidayat mengatakan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2018 mengacu kepada peraturan Kemendagri.

"Untuk RAPBD 2018 besok Senin kita Rapim kan, untuk itu kita tetap mengacu pada peraturan Kemendagri," kata Djarot kepada wartawan di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat hari ini.

"Oleh karenanya, setelah hari Senin kami akan mengundang pimpinan DPRD bersama seluruh ketua fraksi dan menghadirkan narasumber dari Kemendagri untuk bisa memberikan penjelasan di masa transisi penyusunan RAPBD tahun 2018."

Menurutnya, untuk perubahan APBD 2017 masih berada dalam tanggung jawab Pemprov saat ini. "Untuk perubahan APBD (APBD-P) 2017 itu tetap masih jadi tanggung jawab kami. Sedangkan untuk APBD 2018 nanti kita tunggu apa yang disampaikan oleh Kemendagri," sambungnya.

Djarot menambahkan, masa transisi saat ini sama seperti pada saat 2012 dimana Jokowi-Ahok menggantikan Fauzi Bowo.

"Kalau 2018 itu kan ada masa transisi, ini kan sama seperti tahun 2012, ketika pak Jokowi-Basuki menggantikan Pak Foke, itu sama. Dan ketika itu ya tetep, bahwa APBD 2013 pada saat itu tetap dikerjakan oleh Pak Foke, kemudian Pak Jokowi-Basuki masuk, baru setelah itu ada penyempurnaan penambahan beberapa progam unggulan," tuturnya.

"Saya ingat betul waktu itu yang dimasukkan adalah program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Sehat (KJS). Tentunya kalau masuk program seperti itu tentunya ada konsekuensi dengan beban anggaran, itulah yang nanti disampaikan kepada DPRD, karena pemerintahan itu adalah antara eksekutif dan legislatif," pungkasnya.

Terbaru
Nasional