Raket

Kevin/Marcus dan Tontowi/Liliyana melenggang ke perempat final All England

3.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
11:06
10 MAR 2017
Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melenggang ke perempat final All England 2017. Peraih medali emas Olimpiade 2016 ini mengalahkan pasangan Jerman Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich dalam dua game langsung 21-12, 21-13. Foto: PBSI
Reporter
Andika Pratama
Sumber
Rimanews

Rimanews - Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melenggang ke perempat final All England 2017. Peraih medali emas Olimpiade 2016 ini mengalahkan pasangan Jerman Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich dalam dua game langsung 21-12, 21-13.

"Permainan kami hari ini lebih baik dibanding kemarin. Tapi, kami harus bermain lebih baik lagi untuk besok. Lawan kami akan semakin berat," kata Liliyana dikutip Badminton Indonesia, hari ini.

"Kami bermain cukup bagi sejak awal pertandingan. Kami terus bermain menekan lawan. Strategi kami juga dapat langsung diterapkan," sambung Tontowi.

Ow/Butet akan menghadapi wakil tuan rumah Chris Adcock/Gabrielle Adcock pada putaran perempat final yang berlangsung Jumat waktu setempat. Pertemuan Owi/Butet dengan pasangan atlet suami-istri itu pun akan menjadi pertemuan ke-14 mereka.

Pasangan unggulan kedua dalam All England 2017 tercatat menang sembilan kali dari 13 kali pertemuan sebelumnya dengan ganda Adcock. Meskipun diunggulkan, Owi/Butet tidak ingin meremehkan pasangan suami istri tersebut.

Pada All England 2016, Owi/Butet kalah dalam putaran perempat final dengan skor 18-21, 16-21 dari pasangan Adcock.

Langkah Owi/Butet diikuti pasangan ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Menghadapi pemain non unggulan asal Inggris, Peter Briggs/Tom Wolfenden, Kevin/Marcus menang mudah 21-13 dan 21-14.

"Mereka no lobnya lumayan bagus. Tapi kami sudah siap dari awal, fokus dan nggak mau lengah. Kami nggak mau menganggap remeh lawan, walaupun bukan pemain unggulan," kata Kevin.

Selanjutnya di perempat final, Kevin/Marcus akan ditantang oleh Chai Biao/Hong Wei, Tiongkok. Dua pasangan ini sudah tiga kali bertemu, dengan rekor pertemuan 2-1 untuk Kevin/Marcus.

"Peluang besok fifty-fifty. Bisa menang dan kalah juga. Tapi kami mau melakukan yang terbaik aja di lapangan,” ujar Marcus.

Sementara itu di nomor tunggal putra, satu-satunya wakil yang tersisa di babak dua, Sony Dwi Kuncoro gagal mendapatkan kemenangan. Sony kalah 13-21 dan 11-21 dari Chou Tien Chen, Taiwan.

Terbaru
Raket