Sepakbola

Pesepakbola Indonesia kritik aturan pembatasan usia pemain

1.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:10
11 JAN 2017
Editor
Andika Pratama
Sumber
Rimanews

Rimanews - PSSi mengeluarkan wacana pembatasan usai pemain pada kompetisi teratas musim 2017. Namun, regulasi itu mendapatkan kritikan dari sejumlah pesepakbola Indonesia karena membuat para pemain akan pensiun dini.

Jika regulasi ini jadi diterapkan, maka setiap klub Indonesia Super League (ISL) hanya boleh menggunakan dua pemain di atas usia 35 tahun saja. 

"Banyak lagi pemain yang hebat yang masih bisa bermain di level atas, jangan karena batasan umur, sang legenda hilang begitu saja. Jadi tidak ada lagi pemain yang legenda, tua tua keladi, tua tua makin jadi, umur bukan batas dari kualitas pemain, pemain yang hebat yang bertahan di sepakbola," cuit gelandang Pusamania Borneo FC, Sultan Samma melalui akun Twitter-nya.

"Pemain sedih dan bangga ketika memutuskan pensiun karena keinginan, dan merasa sudah cukup untuk mengabdikan diri di sepakbola, bukan karena peraturan. Pemain yang hebat yang akan bertahan di sepakbola di belahan manapun itu. Di negara ini, pemain yang hebat bisa tak bermain karena aturan," sambungnya.

Pernyataan yang senada juga disampikan oleh mantan bomber Persib Bandung, Samsul Arif. Menurutnya, kebijakan kontroversial itu membuat banyak pemain pensiun.

"Kalau regulasi seperti itu, ya kemungkinan besar bakal banyak pensiun dini," cetus Samsul di akun Twitter-nya.

Termasuk dengan wacana pemain U-23. PSSI meminta klub untuk mengontrak minimal lima pemainU-23, dan tiga di antaranya harus dimainkan sebagai starter.

“Dulu pemain muda kerja keras untuk bisa bersaing dengan seniornya agar bisa masuk tim. Sekarang kayanya tiduran saja sudah pasti main,” kicau gelandang Arema FC Hendro Siswanto.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
Sepakbola