Sepakbola

Tangguhkan kebijakan pemain U-23 di Liga 1, ini pertimbangan PSSI

11K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
07:29
01 JUL 2017
Dok. Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono
Reporter
Andika Pratama
Sumber
Rimanews

Rimanews - PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menangguhkan kebijakan regulasi pemain U-23 di kompetisi LIga 1 mulai tanggal 3 Juli hingga 30 Agustus 2017. 

Hal ini sesuai dengan surat bernomor 155/LIB/VI/2017, PT Liga Indonesia Baru menegaskan penangguhan regulasi pemain U-23 dalam Liga 1 2017. Dalam empat poin yang tertulis dalam surat tersebut.

Keputusan itu diambil setelah PSSI mempertimbangkan beberapa hal terkait, yaitu tidak adanya proses seleksi untuk pemain karena pemain Timnas untuk SEA Games 2017 dan Kualifikasi Piala AFC U-23 2018 sudah didaftarkan ke AFC. Tidak meratanya jumlah pemain yang diambil dari masing-masing klub membuat PSSI melihat ada aspek keadilan yang harus diambil.

Pergantian pemain pun berubah menjadi tiga kali pergantian dan jumlah pemain cadangan menjadi tujuh pemain. Regulasi penggunaan pemain U-23 akan kembali dijalankan pada 1 September 2017 hingga Liga 1 2017 berakhir.

Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono mengatakan penangguhan ini hingga 30 Agustus mendatang. Ia menjelaskan penerapan regulasi pemain U-23 di Liga 1 tadinya untuk pengembangan yang serba konstektual terkait persiapan Timnas U-22 ke SEA Games 2017. 

Namun, slot skuat SEA Games sudah ditetapkan, sehingga untuk talent scouting tak diperlukan lagi karena skuat sudah ada. Begitu juga untuk Kualifikasi Piala Asia U-23.

"PSSI ingin adanya keadilan untuk klub-klub yang para pemainnya dipanggil ke timnas U-22. Mengingat, distribusi pemanggilan pemain tak merata di setiap klub. Kita tahu, ada klub yang tiga sampai empat pemainnya dipanggil, dan klub tersebut kemungkinan memiliki pemain U-23 penggantinya yang kualitasnya di bawah dengan yang dipanggil ke timnas," ujarnya dikutip laman resmi PSSI.

"Kami juga diskusi dengan Liga (PT Liga Indonesia Baru), bagaimana agar kompetisi ini tetap menarik dengan tanpa pemain U-22 yang dipanggil ke Timnas. Kami punya asumsi bakal ada penurunan kualitas kompetisi jika tanpa para pemain U-22 yang dipanggil ke Timnas. Ini kami diskusikan cukup panjang, sehingga diputuskan hal ini (ditangguhkan regulasi pemain U-22)," tutup pria yang juga Plt Sekjen PSSI ini. 

Terbaru
Sepakbola