Gadget

Ratusan iPhone dimatikan, lembaga konsumen Australia tuntut Apple

6.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:07
06 APR 2017
Dok. Apple Store.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Lembaga konsumen Australia menuntut Apple karena diduga menggunakan pembaruan piranti lunak, software update, untuk menon-aktifkan iPhone yang pernah diperbaiki pihak ketiga.

Perusahaan asal Amerika Serikat itu menonaktifkan ratusan ponsel dan tablet lalu menolak untuk membuka kunci dengan alasan pelanggan telah memperbaiki perangkat di bengkel tidak resmi, berdasarkan laporan Australian Competition and Consumer Comission (ACCC), dikutip dari Reuters.

"Hak garansi konsumen dalam Undang-Undang Konsumen Australia berlaku secara independen terhadap garansi manufaktur manapun dan tidak langsung hilang semata karena konsumen memperbaiki perangkat ke pihak ketiga," kata ketua ACCC Rod Sims, dalam sebuah pernyataan, hari ini, dikutip dari Antaranews.

Juru bicara Apple belum memberi tanggapan atas kasus tersebut.

Menurut peraturan yang berlaku, antara September 2014 dan Februari 2016, konsumen Apple yang mengunduh pembaruan piranti lunak lalu menyambungkan perangkat ke komputer mandapatkan pesan berbunyi "tidak bisa dipulihkan dan perangkat berhenti berfungsi".

Mereka lalu meminta Apple untuk memperbaiki, tapi mendapatkan jawaban "tidak ada unit Apple yang perlu, atau akan, memberikan perbaikan secara cuma-cuma".

Menurut ACCC, Apple terlibat dalam "perilaku menyesatkan atau menipu dan perwakilan yang salah atau menyesatkan terhadap konsumen" mengenai software update dan hak konsumen untuk memperbaiki perangkat mereka.

Selain denda, ACCC juga menginginkan keputusan, deklarasi, perintah program kepatuhan, pemberitahuan yang benar serta biaya.

Tuntutan itu diserahkan Rabu waktu setempat, seminggu setelah lembaga konsumen itu menolak petisi kolektif yang diajukan sejumlah bank di Australia, seperti Commonwealth Bank of Australia, Westpac Banking Corporation, National Australia Bank, and Bendigo and Adelaide Bank, untuk memboikot Apple Pay.

KATA KUNCI : , , , , ,
Terbaru
Gadget