Software

Uber dituntut karena dituding jadi penyebab perceraian

5.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
11:15
13 FEB 2017
Reporter
Ahmad
Sumber
Tech Radar

Rimanews - Seorang pengusaha asal Prancis, menuntut aplikasi taksi online, Uber, karena dianggap sebagai penyebab perceraian di dalam rumah tangganya.

 

Pria tersebut menuntut Uber sebesar USD 48 juta atau setara dengan Rp 634 miliar karena aplikasi Uber menyebabkan dirinya ketahuan telah berbohong.

 

Situs Prancis, Le Figaro, menjelaskan bahwa bug notification Uber memungkinkan istri dari pria itu mematai-matai dirinya tanpa sepengetahuannya. Pria tersebut menggunakan iPhone untuk memesan Uber, kemudian dia sign out dari aplikasi itu.

Sayangnya, notifikasi dari akun Uber-nya tetap muncul di ponsel istrinya meski sudah keluar dari aplikasi. Itulah alasan sang istri akhirnya tahu bahwa suaminya berbohong tentang beberapa hal.

Perempuan itu mungkin tak bisa melacak suaminya secara real time, namun sang istri bisa mengetahui informasi seperti pelat nomor kendaraan yang ditumpangi dan kapan tiba di tempat ujuan. Dia juga mendapat informasi bahwa suami berbohong ketika berpamitan akan pulang larut karena lembur namun memesan Uber ke tempat lain.

Kasus ini akan diperdengarkan di pengadilan pada bulan depan. Tidak jelas mengapa pria tersebut menuntut uang sebanyak itu, namun jelas bahwa dia telah kehilangan istrinya.

Uber di sisi lain tidak mau memberikan komentarnya untuk kasus menarik ini.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
Software